News  

Pernyataan Yusril Menuai Pertanyaan Dari Berbagai Advokat

Bhayangkarajayanews.co.id -Tanggerang, Setelah viral dan bikin heboh terkait Tukang minuman yang dibully oleh Gus Miftah Utusan Khusus Presiden, kini salah satu menteri kabinet Presiden Prabowo yaitu Menteri Kordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengeluarkan pernyataan pada saat acara Rapat Kerja Nasional Peradi di Bali. Yusril mengatakan bahwa Peradi adalah organ negara dan Organisasi Advokat singel bar serta diluar organisasi Peradi adalah ormas atau organisasi kemasyarakatan, sebagaimana di kutip dari media online Innews.co.id (6/12/2024.)

Hal ini menimbulkan gejolak dan menuai protes dari kalangan advokat yang berasal dari organisasi advokat diluar Peradi, salah satunya dari Imam Fachrudin Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Advokat Pengacara Indonesia Provinsi Banten menanggapi pernyataan Yusril sebagai pernyataan yang membingungkan sekarang ini.

“Terus terang kami bingung dengan pernyataan menteri Yusril. saya bolak balik baca undang – undang advokat disitu gak ada organisasi advokat yang namanya Peradi, Pernyataannya sangat membingungkan karena Peradi memang tidak ada di undang – undang advokat, ya kalau mau dibuat organisasi advokat hanya satu, jadikan saja advokat secara kelembagaan seperti notaris, gitu aja kok repot, mumpung tanda tangannya masih berlaku kan, atur aja semaunya” katanya.(7/12/2024).

Imam menambahkan bahwa pernyataan Yusri bisa mengakibatkan kegaduhan di kalangan profesi advokat yang ada.

“Yusril harusnya independen sebagai menteri tidak berpihak pada organisasi advokat manapun, semua organisasi advokat seharusnya dia akomodir sebagai kekuatan bangsa yang akan memberikan sumbangsih dan berperan dalam penegakan hukum” jelasnya.

Ketika ditanya awak media terkait apa yang sepatutnya dilakukan oleh Yusril sebagai menteri,

“Seharusnya pak Menteri Yusril gak usah begitu bicaranya, sampaikanlah pesan – pesan moral yang bisa memotivasi kerja advokat di seluruh Indonesia untuk masyarakat, apalagi itu konteksnya Rapat Kerja Nasional, seharusnya beliau mencontoh Presiden Prabowo yang merangkul semua elemen anak bangsa”jelasnya.(SAE).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *