Tinjau Huntara Bener Meriah, Kasatgas Tito: Wajah Penyintas Sudah Beda, Kini Tersenyum

Oplus_131072

Aceh-Bener Meriah, Dua bulan lalu tangis, kini tawa. Itu kesan Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, saat meninjau perumahan sementara penyintas bencana hidrometeorologi di Desa Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, Senin 20/4/2026.

Tito datang bukan tangan kosong. Ia menyerahkan 222 paket perlengkapan dapur dan perlengkapan makan, plus dua toren penampung air kapasitas 2000 liter untuk warga huntara.

“Ini huntara luar biasa saya enggak banyak melihat yang seperti ini. Sangat rapi dan mereka juga melihat sekali wajah masyarakat jauh beda waktu kita dua bulan lalu datang, mereka menangis, di sini mereka sudah tersenyum tertawa,” kata Tito usai meninjau lokasi.

Kondisi huntara Desa Tunyang memang sudah jauh membaik. Bangunan rampung dengan fasilitas publik lengkap: sanitasi, tempat bermain anak, fasilitas olahraga, aula, hingga masjid untuk kegiatan warga.

Tapi Tito menegaskan ini baru tahap transisi. Bantuan lanjutan sudah disiapkan agar penyintas bisa bertahan sambil menunggu hunian tetap rampung. Ada tiga skema: jaminan hidup Rp15.000 per orang per hari selama tiga bulan, bantuan isi perumahan Rp3 juta, dan stimulan ekonomi Rp5 juta per kepala keluarga.

Tito langsung menekan Pemkab Bener Meriah soal data. Sebab pembangunan huntap punya dua model yang harus dipilih warga: in-situ (lokasi semula) atau komunal (dalam satu kompleks). Validasi pilihan warga jadi kunci.

“Jadi saya memerlukan data itu secepat mungkin. Nanti tolong mereka datangi, Bapak Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar, apa pilihan dari warga-warga,” tegas Tito.

Menurutnya, kecepatan dan kelengkapan data pemda menentukan seberapa cepat huntap terbangun. Targetnya jelas: penyintas jangan kelamaan di huntara.

Kunjungan ke Bener Meriah ini bagian dari agenda Kasatgas meninjau progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh. Turut hadir Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, Wagub Aceh Fadhlullah, Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar, dan jajaran Forkopimda se-Kabupaten Bener Meriah.(as).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *